Pages

Selasa, 22 Maret 2011

The First Semester, What I have Gotten?


ahahaaii..:D
In the name of Allah the almighty...!
I was so surprise, I cant relize that now I have stayed in the second semester of my education at collage.
many new experiences I have gotten there and I didnt get it in senior high school..
formely, when I still stayed in SHS I thought that studying of college is being a cruel study genre, but now I have felt it self.
I was smelled when I remembered the begining event of searching many university for being my place to continue my study. because so many stories that I have been passed. including a happy story or bad story also.
the type of study at college has relized me that I should force my self for improving my skill.
hmm...especially, being a student of English departement. I think that I have to study as hard as possible. my knowladge of it is still low. even when I have met with my new friends in the class. Oh...it is so curious situation for me. a lot of thm are become the master of english. and me? Nothing..!
however, it is made me try to become a confidence girl. hahaha..:D
from them I learn, Frome them I understand, from them I get so many knowledges about English.
I do love English anymore..!!!
hmmm...
the final examination of first semester made feel that I should do better for it.
I have to get a good mark even a perfect mark. in order to get a good index prestation.
hmmm...I praise of Allah for sending me A surprise thing.
I got a highest mark in the class with one of my friend.
==="3,68"=== I didnt believe that I could get a good IP
aaahghht...all is because Allah..! eventhough I have made a standart mark of my study. it is "3,50" but Allah has given me more than I asked..:)
hmmm..
now...the second semester..! I have to do better than before..!!!
I have to enlarge my knowledge.
I have to improve my skill.
and I have to do more and more as can as possible.
in the first semester I cloud get so many knowledge of english that I didnt get it when I was at senior high school...!
and the second semester, I have to do best..!!!
bismillah..!
Allah always beside me..!

Baba..Umi..and all of My family and frinds...
what I have done and what I will do is for u all..!
my proof of love to u..!

^^Diary Al Quran: kureguk kasih dari cawan cinta^^

Dinamika kehidupan tak akan terlepas dari segala macam tuntutan. Dan tuntutan yang paling urgen adalah kecapaian diri menuju ke arah yang paling baik dari sebelumnya. Seakan-akan tak ada guna hidup dikala proses kepantasan dalam kebaikan tidak kita aplikasikan dalam keseharian. Seperti sabda Rasulullah saw, apabila hari ini lebih baik dari kemarin, kita tergolong ummat yang beruntung, begitu juga sebaliknya, termasuk kategori ummat yang celaka jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin. Na’udhubillah min dzalik..!
Tadabbur nan tafakkur, dua kata itulah yang seharusnya dijadikan hobi. Dan terkadang kedua hal itu yang selalu dilupakan. Padahal dengan dan darinya, kita temukan sebuah kristal diri perihal perbaikan dan kesadaran. Dan tak bisa dipungkiri, bahwa kita hanya makhluk lemah, selalu ingin kuasa dalam segala namun tak mampu mengkuasakan diri dengan sempurna.
Pengalaman hidup bukanlah sebuah kebetulan yang sifanya sia-sia. Apa saja yang kita alami merupakan torehan tinta-Nya atas apa yang kita lakoni. Istilah lainnya adalah timbal balik. Kebaikan menuai kebaikan, dan keburukan menuai keburukan. Itu hukum Allah dan alam, tak ada yang bisa mengejewantahkan. Dan hakikat kita hidup adalah menuai kebaikan itu sendiri.
Tiga surat dalam Al Quran yang selalu kupoleskan dalam hari-hariku, insyaAllah. Dan ketiga surat itulah yang memberiku kebaikan, dan itu keyakinanku, menjadi perantara atas kebaikan yang Allah sembahkan untukku. Al Waqi’ah, Ar Rahman dan Al Mulk. Entah mengapa aku begitu tertarik untuk mengistiqomahkan diri membaca ketiga surat tersebut, hingga kujadikan kawan dan sahabat hari. Dan hingga saat ini, dengan izin Allah aku bisa merasakan hikmah dari padanya.





Dengan Al Waqiah yang kuusahakan membacanya di setiap fajar menjelang. Karena petuah guruku dahulu, dengan mengistiqomahkan diri mengamalkannya di setiap subuh, memudahkan kita memperoleh rezeki. Ya...aku rasakan itu. Walau rezeki tak selamanya berupa nominal, walau rezeki datangnya tak spontan pada tanganku. Namun, aku mampu merasakan kehadirannya. Melalu orang tua dan orang-orang terdekatku yang paling nyata.
Dengan Ar Rahman jua kumampu mereguk kasih sayang. Kasih sayang-Nya, kasih sayang mereka dan kasih sayang sesama. Ar Rahman, ayat yang terindah menurutku dalam Al Quran. Gaya bahasa dan sastranya yang indah, terdapat pula satu kalimat yang diulangi setiap barisnya. “fabiayyiậlậi rabbikumậ tukaddzibận”, dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?, ketika hati menelisik atas jawaban ayat tersebut, tak kuasa membendung lautan kemunafikan atas diri selama ini. Setiap detik yang terlewati, setiap menit yang dilalui merupakan bentuk nikmatNya yang aku sendiri kadang tak menyadari. Dan syukur pun tak kutumpahi. Benar-benar kurasakan kedahsyatan ayat ini. Sungguh, kasih sayang sesama yang tercurah untuk kita adalah bentuk kasih sayang Tuhan pada kita (Mario Teguh). Wise word itu yang selalu kuingat. Tatkala himpunan manusia menyayangiku dengan tulus, di situlah aku merasa bahwa Allah masih menyayangiku, bahkan lebih kelipatannya dibanding sayang seorang hamba.
Keyakinan adalah pondasi atas harapan. Al Mulk, surat yang faedahnya tak hanya dirasakan di dunia, namun lebih pada hari kemudian. Cita-cita siapa yang ingin mati dengan khusnul khatimah?, harapan siapa yang ingin terhindar dari adzab kubur?, mimpi siapa yang ingin dijauhkan dari neraka dan masuk ke dalam syurga?, jawabannya adalah manusia. Aku tak pernah tahu kapan ajal menjemputku, namun kapan pun dan di mana pun kesiapan atas itu harus dibangun. Surat inilah yang ingin kujadikan bekal dan perantara penolong Allah terhadapku kelak.
Dan terdapat satu surat lagi yang selalu kujadikan lagu penenang di saat aku gundah. Ia adalah hati dari pada Al Quran, Surat Yasin. Faedahnya pun terlampau banyak. Membaca dan mendengarkannya adalah ibadah. Sesungguhnya, segala ibadah akan terasa lebih nikmat kalau kita niatkan lillahi ta’ala.
Surat demi surat dalam Al Quran hakikatnya adalah pembawa keselamatan, pengiring kepada kehidupan yang pantas dan lebih baik. Pedoman yang terbukti atas keampuhannya. Jelas...!

Kamis, 10 Februari 2011

Cuap-Cuap :D

My class of literature is full of sensation :D





most of ma friends like to take picture, another word is narcissistic, they have variation of style how to picture :D






even In out of class, we never know the place for taking picture :D







not only above pictures that indicate we are so become photo holic, but also so many picture there on my file :D

Senin, 07 Februari 2011

dengan puisimu, hatiku kembali bernyanyi,terima kasih sayang !



linda morghana: "seperti riak ombak..itu Tuhan!

air mataku mengalir ke laut-MU,

sementara...

pada langit kuselipkan jemari tanganku...

semoga ada suara-MU melengking..!"


haura heaven: "aku rindu kata-kata itu sayang..!

panjang perjalananku mengejar takdir

telah lama tak lagi kuajamah tinta..

telah lama tak kucumbui kertas kosong..

aku rindu seni...

aku rindu jiwaku..!"


linda morghana: "maka risau hati kubiarkan menganga

menjadi sajak di bibir senja

pun sampai kini derai-derai ilalang tiada pernah kulupa

bahkan mesiu mesin yang menyelip di ketiak kota

sebelumnya akhirnya kau pergi

dengan mesiu mesin yang menganga..miss u so..!"


haura heaven: "kau pancing nurani untuk meluapkan kata-kataku yang telah lama kubuang

kata indah yang dulu sempat menari-nari di pelataran jiwa

kini mulai mendatangiku..

tawarkan segalanya keindahan..

seakan mengajakku, mengulang untuk mengabdikan diri pada ke-MAHA-annya

terima kasih syang,teruslah kau torehkan kata-kata indahmu

dalam cawan kasih syang"


linda morghana: "telah 3 tahun terjalin persahabatan..

kita berteman,berdebat, bertukar fikiran, bertengkar, menggunting,

menjahit dan menambal zaman

pergi ke sana dan ke mari panjang sudah perjalanan..

kaki langit ternyata jauh dalam jangkauan..

apa yang selalu sandal kita rasakan dalam injakan ???

peluh, air mata, daki, kemarau, angin dan taufan"


haura heaven: "begitu dalam arti ikatan sebuah zaman..

tarian waktu pun meramaikan pengharapan pada dinding langit

hanya mampu mengetuk semesta

semoga Sang Esa mendengar desahan panjang

nan letih si pendaki dari bibir tahun ke lelapnya mata

yang enggan membuka sampai ajal pun berharap kita dipertemukan"


20 oct '10 @ 06.30 p.m

sekedar mengenang..^I^


Fa...!
semesta langit itu indah...
mampu memikat setiap jiwa yang memandangnya...
kala sang hujan meluruhkan hakikat biru pada jasadnya,
ia tetap setia menggelar jubah kebiruan setelah air langit mereda
walau...
halilintar menyambar peraduannya,
guntur memporak-poranda heningnya,
ia akan teguh menjadi dirinya
walau terkadang pesona warnanya sesaat berubah kelam...
namun...
itulah hidup yang harus kau tempuh...!
tetap kau gantungkan mimpi dan asamu di istana arasyi-Nya...!
Dia tak akan pernah lengah sedikit pun menghiraukanmu...!
percaya itu Fa...!
keyakinanmu atas-Nya tak kan menuai kerugian dalam hidupmu...!
bahkan sebaliknya...

Memoar: 2008 M

Sabtu, 05 Februari 2011

The Phase Of LOve



1. Sababah yaitu cinta yang telah bersemi di relung kalbu sebab hati tersu bergejolak dan bergelora tiada hentinya.
2. Haibah yaitu pesona cinta itu telah membungkam mulut dan lidah menjadi kelu sehingga tidak dapat menginformasikan apa pun yang dirasakanya.
3. Dahsyah yaitu kekagumannya menjerat akal dan menumpulkan pikiran sehingga tidak mampu membuat pengakuan yang sejujurnya.
4. Hairah yaitu kegundahan dan kegelisahannya melumpuhkan hati nurani sehingga tidak mampu untuk menampilkan kenyataan yang sesungguhnya.
5. Gharam yaitu perasaan yang terus menggelora dan menjadi semakin merajalela karena kerinduan akan terus menggelayuti dirinya seperti halnya hutang akan selalu mengahantui orang yang punya hutang.
6. Isyq yaitu perasaan rindu benar-benar menguasai hatinya, cinta yang mendalam.
7. Syagaf yaitu cinta yang telah tertanam dan tertancap begitu kuat sebab cinta telah menghujam jauh ke dalam relung dan lubuk hati.
8. Tatayyum atau ta’abbud yaitu tatkala cinta telah mencapai titik ekstrim tertentu artinya penghambaan diri kepada pihak yang dicintai. Segalanya demi dia yang kita cintai. Tiada hal lain yang menjadi prioritas kita, selain untuk dia yang tersayang. Inilah cinta yang biasanya sangat diutamakan dari segala-galanya. Kalu kita tergolong pada cinta yang macam ini berarti kita sering diperbudak oleh cinta ketika sedang jatuh cinta. Secara tidak langsung telah menjadikan diri kita sebagai hamba atau budak cinta.(WARNING: DANGEROUS AREA PLEND !!!)

“ antara orang yang mencintai (al-muhibb) dan yang dicintai (al-mahbub) tidak ada internal atau jarak. Cinta adalah ungkapan kerinduan dan gambaran perasaan, siapa yang merasakannya niscaya akan mengenalinya. Namun, siapa yang mencoba untuk menyifatinya pasti akan gagal (robiah al-adawiyah)”

Uraian tentang cinta merupakanrahasia yang tidak akan pernah dapat dikuak oleh siapa pun kecuali orang yang mengalami dan merasakan cinta itu sendiri. Pada hakikatnya, cinta yang benar-benar hakiki adalh cinta kita pada Allah begitu pun cinta Allah pada kita tak akan pernah surut dan berubah. So, dengan beragamnya fase cinta tersebut, ALAMATKANLAH CINTA KITA SEMATA-MATA HANYA UNTUK BERSAMA-NYA….

Allah lebih tahu apa yg kita inginkan


Ingatlah!!!!



Jika engkau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang seperti sia-sia, Allah tahu betapa keras engkau sudah berusaha

ketika engkau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih, Allah sudah menghitung air matamu



Jika engkau berfikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja, Allah sedang menunggu bersamamu

Ketika engkau merasa sendirian dan temanmu terlalu sibuk untuk menghubungimu, Allah senantiasa berada di sampingmu



Ketika engkau berfikir engkau sedang beruasaha keras dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi, Allah mempunyai jawabannya

Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kau merasa tertekan, Allah bersamamu untuk menenangkanmu



Jika tiba-tiba engkau mendapat jejak-jejak harapan, sebenarnya Allah sedang berbisik kepadamu

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur, Allah pun telah memberkatimu



Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban, Allah akan tersenyum kepadamu

Ketika engkau mempunyai tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi, Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu



Oleh karena itu, ingatlah... dimana pun engkau berada...

“Allah akan mengetahui dan senantiasa berada disampingmu...”



(AA. Abdurrahman)